Rabu, 29 November 2017

Flores Timur Raja Sepakbola NTT

Sepakbola adalah salah satu olahraga yang paling di gemari manusia di planet ini. Dari usia anak-anak hingga tua pun pasti akan tertarik dengan pembicaraan mengenai sepakbola. Sebut saja Pele bintang sepakbola Brasil di tahun 1970-an yang melegenda bersama Bobby Charlton Bintang Inggris kala itu dan dunia sepakbola terus mengahasilkan bintang lapangan hijau seperti Maradona, Giusepe Meazza sampai pada abad ke 20 yang kita kenal sekarang dengan rivalitas abadi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Semua pencinta bola pasti tak asing lagi dengan nama legenda yang telah tersebutkan itu. Itulah sepakbola selalu ada cerita di awal dan akhir sebuah laga, yang menjadi sebuah perdebatan tak ada akhirnya. Lebih hebatnya lagi sepakbola memberikan pesan perdamaian dunia, persaudaraan dan juga menjadi industri bisnis. Peradaban dunia yang modern menjadikan sepakbola tidak hanya sebagai olahraga semata tetapi lebih jauh lagi ke arah industrial bisnis yang sangat fantastis. Sebut saja pemilik klub Inggris Manchester United Malcom Glazzer adalah Pengusaha kaya Amerika merambah bisnisnya dengan mengambil alih hak milik Manchester United dengan menjadikannya sebagai salah satu klub sepakbola terkaya di dunia. Di Spanyol ada Florentino Perez pemilik Klub kaya raya Real Madrid, Raja minyak Arab yang menjadikan Manchester City dan Paris St. Germain (PSG) menjadi salah satu klub sepakbola terbaik dunia. Itulah gambaran kecil dari industrial bisnis di bidang sepakbola yang boleh di bilang fantastis.
Kita tinggalkan tentang pesepakbolaan dunia dan masuk pada kancah nasional. Sepakbola Indonesia mengalami kemajuan dari masa ke masa. Saya mulai mengikuti perkembangan Sepakbola di awal tahun 2000 an yaitu Liga Djarum sampai  pada saat ini Liga 1. Selalu saja berganti setiap waktu dan kita melihatnya sebagai sebuah pembenahan menuju persepakbolaan modern yang kompetitif dan selevel dengan sepakbola yang telah maju seperti di Eropa dan Amerika Selatan.
Sejalan dengan sepakbola nasional, di Kancah lokal Sepakbola Kabupaten Flores Timur khusunya dan Nusa Tenggara Timur umumnya tentu tak asing lagi mendengar nama Perseftim yang selalu menjadi kebanggaan masyarakat Flores Timur dan penikmat sepakbola NTT. Perseftim bagaikan magnet bagi seluruh pecinta sepakbola dan selalu dinantikan aksinya dalam Turnamen 2 tahunan Piala El Tari (Piala Gubernur). Mengikuti sebuah turnamen paling bergengsi dalam Provinsi NTT adalah sebuah harga diri dan pertaruhan nama kabupaten masing-masing. Berbagai persiapan dan pencarian bibit berbakat pun gencar di lakukan untuk mengisi sekuat armada Perseftim dengan mengadakan kompetisi lokal mulai dari Bupati Cup, U – 23, U-16 dan kompetisi lokal lainnya. Semua itu hanya untuk menatap dan menuju Perseftim yang jaya. Geliat masyarakat Flores Timur dalam menyambut sebuah kompetisi khususnya sepakbola menjadi rating tertinggi untuk olahraga yang paling digemari di bumi lamaholot ini. Hal ini bukan hanya isapan jempol belaka, terbukti di helatan Bupati Cup musim 1-3, antusias dari masayarakat dalam menyambut kompetisi ini boleh di bilang sangat fantastis dengan mempersiapkan tim sepakbola dan menyiapkan bibit berbakat untuk berkompetisi pada event ini. Tidak hanya itu, dukungan dari masyarkat bagi tim kesayangannya pun sangat fanatik yang seakan menjadi hiburan bagi masyarakat Flores Timur. Inilah kerinduan masyarakat akan sepakbola seolah-olah kompetisi ini mestinya menjadi ajang tahunan, bukan harus menunggu adanya kompetisi yang lebih tinggi baru kita adakan. Orang tentu akan mempersepsi bernada cibran sebagai bentuk pencarian bibit dan mempersiapkan diri untuk mengisi sekuat utama Perseftim untuk mengikuti ajang yang lebih tinggi dari Bupati Cup yakni Gubernur Cup. Kalau ingin merajai NTT tentu itu tak cukup sebagai persiapan yang matang. Pepatah sederhana ini menjadi acuan “Jika ingin Juara teruslah berlatih dan tekun belajar”. Bukan menunggu ujian datang baru kita belajar, tapi sepanjang waktu teruslah belajar maka akan menjadi jiwa pemenang. Untuk itu, dibentuknya kompetisi U-23 dan U-16 adalah kabar gembira bagi perkembangan sepakbola dan pembinaan anak muda Flores Timur menuju kejayaan. Dan tentunya harapan kita Bupati Cup harus di adakan setiap tahunnya diikuti juga turnamen lainnya, sehingga pembinaan mental terus berlanjut dan akan ditanamkan dalam jiwa kaum muda sebagai pemain sepakbola yang handal dan terdidik. Dengan menghidupkan turnamen setiap  tahunnya maka pemerintah daerah telah menjalankan pembinaan kaum muda dengan menyediahkan wadah untuk perkembangan minat dan bakat bagi kaum muda serta pemberdayaan manusia Flores Timur menuju manusia yang mampu berkompetitif, kreatif dan bermental pejuang. Ini akan menyingkirkan semua persepsi publik tentang orang muda Flores Timur yang bermental instan, acuh tak acuh, malas, mudah menyerah dan kurang kreatif. Ini adalah suatu dorongan dan terobosan yang tentunya kita semua elemen masyarakat Flores Timur untuk memberikan dukungan penuh kepada pihak-pihak terkait baik itu di pemerintah daerah maupun pihak swasta untuk selalu kreatif dan inovatif dalam memajukan dan mengembangkan Persatuan Sepakbola  Flores Timur (Perseftim) merajai NTT dan jalan terbuka menuju tahta tertinggi persepakbolaan nasional Liga Indonesia.

Minggu, 19 Februari 2017

IN MEMORIAM “PATRICK THYLER DOUGHTY”
Mengenang Patrick Thyler Doughty (23 September 1995 – 7 Maret 2005) Penderita Kanker Otak yang selalu semangat dalam menghadapi Penyakit yang di deritanya. Ada hal menarik dan inspiratif yang kita ambil dari si Pejuang Tuhan ini, itulah julukan yang disematkan padanya. Dari sini saya akan masuk pada tulisan Surat-Surat yang ia Tuliskan semasa Mengidap penyakit Kanker yang kemudian di Filmkan berjudul “Letter To God”. Beribu tulisan surat yang ia tuliskan dan diberikan ke Petugas pos Surat memberikan banyak arti dan makna dalam mengarungi nilai kehidupan ini. Ia mengajarkan kepada kita tentang menyukuri Hikmat, nikmat dan anugerah yang Tuhan berikan untuk kita. Apa pun itu Baik buruk, suka duka, susah senang, sakit  sehat, mengidap penyakit, semuanya itu disyukuri sebagai kado terindah yang diberikan oleh Tuhan. Dengan tulisan tulisan yang ia berikan ke Petugas Pos untuk dikirimkan kepada Tuhan. Rasanya aneh bagi si Pak Pos untuk mengikuti alamat yang di tujukkan Thyler dalam Suratnya itu. To : GOD – From : Thyler, itulah tulisan luar perangko yang isinya memiliki sejuta arti tulisan itu. Pimpinan Kantor Pos tersebut pun merasa bingung kemanakah Surat itu selanjutnya diberikan? Melihat cerita dalam film pendek sang Inspirator mengartikan bahwa siapakah Tuhan itu? Mereka pun mencoba tuk membawanya ke Gereja dan memberikanya pada Pastor karena disanalah alamat dan wakil Tuhan yang hidup didunia nyata. Apa yang di katakan Pastor ketika Si Pak Pos mengantarkan surat tersebut? Menurutku Tuhan kirimkan surat ini ke tanganmu untuk alasan tertentu. Si Petugas Pos pun membalas, saya tak tahu apa yang harus sayalakukan dengan surat itu?? Sahut pastor membalas “pertama-tama pulang dan tidur.dengarkan apa kata Tuhan, karena surat ini di tulis untuk-Nya.  Dan melihat apa yang sudah dilakukan oleh Thyler membuat kita yakin bahwa Tuhan itu ada dengan keyakinan dan kepercayaan kita. Ia membuat semua orang membaca The Letter To God dan menguatkan apa arti sebenarnya dari perjalanan hidup kita di dunia ini. Tuhan telah menunjuk dan memberi jalan kepada tukang Pos yang latar belakang menyedihkan di masa lalu karena di tinggal isteri bersama anaknya. Tuhan mengajak si Tukang Pos agar lebih mendekatkan diri kepada Tuhan lewat Surat yang ia Kirimkan kepada Tuhan dengan membaca isi surat itu. Dan semua yang di tuliskan Thyler membuatnya berpikir makna dari hidup yang sebenarnya yang akhirnya Tuhan pula yang mempersatukan mereka kembali. Terima kasih pejuang Tuhan “Patrick Thyler Doughty”, darimu kami belajar dan mensyukuri arti hidup ini. Olehmu saya tahu memiliki kedua orang tua yang hebat yang telah membesarkan, membimbing, mendidik dan menanamkan nilai-nilai kebaikan seperti yang di tuliskan dalam Letter to God shingga kini yang telah aku Panenkan. Karenamu saya tahu dan merasa bersyukur harus bagaimana memperlakukan orang tuaku dengan sebaik-baiknya, mencintai saudara/i ku dan berbuat baik kepada siapa pun. Dari cerita hidup yang di jalani Thyler sang Pejuang Tuhan, pasti kita berpikir kenapa Tuhan tak menyembuhkan dan selamatkannya dari penyakit  yang di deritanya? Saya dan anda pasti akan bertanya seperti itu. Perlu kita telaah secara medalam nilai Rasa syukur dan terima kasih atas anugerah yang telah Tuhan berikan dalam hidup Thyler. Tuhan telah membaca beribu surat yang Thyler tulis untuk_Nya. Lebih jauh Ia mengajarkan tentang segala yang kita milliki adalah milik-Nya. Apapun yang kita pertahankan dan kita sayangi  Tuhan lebih menyanyangi. Tulisan surat Thyler telah merasuk semua kita bahwa Tuhan itu ada dengan mempercayai apa yang terjadi di dunia ini pemberian Tuhan. Thyler telah membuat kita menjadi yakin akan Iman yang kita tanamkan selama ini menjadi besar. Itulah pesan hebat yang Tuhan berikan kepada Thyler dalam tulisan, “Tuhan Kurasa kita berhasil !! Aku hanya ingin supaya semua orang jadi percaya, salam sayang Thyler”. Itulah kata-kata terakhir yang dituliskan sebelum menghembuskan nafas terakhir untuk selama-lamanya. Baiklah kita kembali lagi pada awal cerita seorang Thyler kecil  telah mengidap kanker di usianya yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD). Ia pun harus berjuang untuk melawan kanker yang dideritanya itu dengan pengobatan keluar masuk Rumah Sakit. Teman-teman, guru, kerabat  bahkan Pak Pos serta pembaca Letter to God pun bereaksi memberikan support dan semangat padanya. Ia percaya bahwa apa yang diberikan padanya itu adalah kado terindah yang Tuhan berikan padanya. Ia menghadapinya dengan tenang karena Tuhan bersamanya, semua yang dilakukan dalam nama Tuhan akan menjadi indah pada waktunya. Ada nilai dasar yang Thyler berikan dalam nama Tuhan untuk kita yakni Iman dan Kasih Tuhan. Thyler telah menyentuh Iman kita untuk yakin pada-Nya agar lebih totaliter dan militan dalam mengimani Nya. Kasih yang di tanamkan dalam diri Thyler memberikan kita dan kepada siapapun yang mengidap penyakit untuk tetap sabar dan menerimanya dengan hati yang tenang dan damai. Disinilah dasar yang khas dari hidup Kristen. Akhirnya saya harus sekali lagi mengucapkan terima kasih padamu Sang Pejuang Tuhan, bersamaNya telah mewakili apa yang Tuhan katakan lewat beribu tulisan Surat yang di tulisakan. Ia telah tiada, tapi ia meninggalkan sejuta Memori tentang nilai hidup bagi kita. RIP the Young Man “Patrick Thyler Doughty”.




Minggu, 17 Agustus 2014

Ini cerita singkat tentang kotaku Larantuka.




Larantuka sebuah kota kecil di ujung timur pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia. Apakah anda pernah berdestinasi di tempat ini? Larantuka atau biasanya dikenal dengan sebutan masyarakat setempat yaitu Kota Reinha. Sebutan ini didedikasikan kepada Bunda Maria (ibunda dari Yesus Kristus dalam kepercayaan agama katolik) sebagai pelindung kota Larantuka. Mengingat bahwa kepercayaan di kota Larantuka adalah katolik, jadi kota ini sangat kental dengan suasana yang religius. Hal semacam ini terlihat jelas ketika pada saat hari raya besar umat katolik seperti natal atau paskah. Misalnya pada saat hari raya paskah  (kebangkita Yesus Kristus), masyarakat kota Larantuka dan sekitarnya melibatkan diri untuk turut merayakan hari kebangkitan sang juru selamat dunia yesus Kristus, yang di kenal dengan sebutan Prosesi Jum’at Agung. Prosesi Jum’at Agung di larantuka Sudah di kenal di di indonesia bahkan di dunia. Hal ini terbukti dengan adanya tourist lokal maupun internasional yang datang untuk mengikuti dan terlibat langsung dalam kisah kesengsaraan Yesus Kristus. Karena di kenal dengan budaya agamis dan budaya religiusnya yang sangat kental, maka Larantuka menjadi kota wisata religius dan tempat destinasi para tourist yang ingin berwisata religi. 

Sabtu, 09 Agustus 2014




Laporan Praktikum BK Karir
“Studi di Perguruan Tinggi dan Jabatan\Pekerjaan”

Dosen Pengampu : Dra. Fransisca Mudjijanti, M.M






Oleh :
Kornelis Bopo Hewen (11409032)




FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING
UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA MADIUN
2012


Bab I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Di zaman yang serba modern ini  umumnya dalam dunia kerja sangat membutuhkan tenaga yang terdidik baik itu secara moral dan memiliki kompetensi serta jiwa kerja yang tinggi.  Maka dari itu, bagi kita yang masih menempuh pendidikan  harus dan terus mengembangkan kompetensi agar ketika memasuki dunia kerja  kemampuannya dapat teruji dan di terima pada dunia kerja.
Pada khususnya untuk siswa yang telah selesai  menyelesaikan pendidikan di SMA dan melnjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi haruslah secara teliti dan tepat menentukan jurusan yang dipilih sehingga pada saat memasuki dunia kerja tidak mengalami kesulitan. Selain dari siswa itu sendiri, ada juga peran dari pihak lain untuk membantu proses kelancaran dalam pemilihan karir seperti guru di sekolah sebagai tenaga pendidik yang mampu mengarahkan siswa untuk dapat memilih jurusan yang tepat sesuai dengan kemampuannya dan juga tidak lupa orang tua.

B. Rumusan masalah
Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah diatas maka permasalahan mendasar adalah pemilihan jurusan yang tepat agar mudah dalam memasuki dunia kerja.

C. Tujuan
1. Menganalisis masalah dari siswa dalam pemilihan jurusan untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi.
2. Mencari jurusan yang tepat dan sesuai dengan kemampuan siswanya
3. Menentukan alternative bantuan yang sesuai dengan masalah siswanya








Bab II
ISI
A. Laporan Pelaksanaan
Pelaksanaan observasi ini dilakukan pada tanggal 12 januari 2012 di rumah subjek yaitu Yosep, di Jl. Sirsat no.4 madiun. Metode yang digunakan dalam pengambilan data ini dengan wawancara. Berikut ini dapat dilampirkan pula hasil wawancara serta biodata pribadi dari subjek dengan topik “DAYA INGAT YANG LEMAH AKAN MATERI YANG TELAH DI AJARKAN DI SEKOLAH”
Hasil wawancara
Observer : selamat pagi Jello
Siswa : selamat pagi juga kak.
Observer : apakah jello tidak sibuk untuk saat ini??
Siswa : tidak kak, ada keperluan apa kak??
Observer : oh ya terima kasih yosep, berhubungan dengan saat ini
jello tidak sibuk kakak ingin bertanya sesuatu yang ada pada diri adek berkaitan dengan pemilihan karir setelah lulus di SMA ini . Boleh kan?
Siswa : oh tentu kak,
Observer : okey, kalau begitu kita memulainya sekarang ya??
Siswa : ya kak.
Observer : sebelumnya kakak sudah tahu bahwa ade lulus ujian akhir di SMA ini,
dan kira-kira ke depan ini adek sudah punya rencana apakah ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi atau langsung mencari kerja.
Siswa : Rencana saya sih melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi kak, saya
ingin kuliah dulu karena saat ini saya belum cukup memiliki
pengalaman untuk masuk ke dunia kerja.
Observer : oh ya, boleh kakak tahu jurusan apa yang anda ambil di SMA kali lalu.
Siswa : saya ambil jurusan IPS kak
Observer : baik sekali dan harus melanjutkan kuliah dulu biar mendapatkan
Ilmu yang lebih untuk di kembangkan. Apabila kuliah nanti rencana
ade mengambil jurusan apa.
Siswa : sejak kecil saya sangat suka dengan orang-orang yang bekerja di bank,
jadi saya kuliah nanti ambil jurusan yang prospek kerjanya di bidang
tersebut misalnya ilmu perbankan, akuntasi dan manajemen.
Observer : oh begitu ya, sangat sesuai dengan jurusan yang anda ambil, dan mudah
untuk  dipelajari lebih lanjut karena anda sudah memiliki sedikit
gambaran mengenai jurusan tersebut ketika di SMA
Siswa : Oh tentu kak, saya ingin menjadi pegawai bank di mana keinginan saya
ini  sama dengan apa yang diinginkan orang tua saya.
Observer : tadi ade mengatakan bahwa orang tua pun setuju dengan jurusan yang
anda  ambil, kira-kira mereka siap untuk membiayai anda di
perkuliahan.
Siswa : ya kak, mereka siap untuk membiayai kuliah saya karena saya adalah
anak bungsu dari 4 bersaudara dimana ke 3 kakak saya telah berhasil
dan bekerja sangat mapan. Sehingga saya pun harus seperti mereka.
Observer : sebelum memilih jurusan yang anda pilih ini, apakah anda punya minat
ke jurusan lain sebelumnya.
Siswa : ya kak, selain berminat di jurusan ini, saya juga minat untuk menjadi
seorang seniman lukis. Ketika saya memberitahukan kepada orang tua
tentang minat saya kuliah di bidang tersebut, mereka langsung meolak
 dan kurang setuju dengan alasan masa depan dan mencari kerjanya
sangat sulit. Sehingga saya memilih mengambil jurusan yang berkaitan
dengan perbankan.
Observer : oh ya pada intinya orang tua anda hanya menyetujui kuliah di jurusan
perbankan saja karena masa depannya terjamin sedangkan minat anda
di bidang kesenian tidak di setujui oleh kedua orang tua anda.
Siswa           : ya betul kak, jadi saya harus berusaha dan terus berjuang untuk
membahagiakan kedua orang tua saya dan kelurga saya. Pada minggu
 yang lalu saya sudah mndaftarkan diri untuk mengikuti tes di UNAIR
Surabaya.
Observer : oh  jadi anda sudah mendaftarkan untuk mngikuti seleksi ya. Kakak
mendukung sekali semangat dari anda semoga sukses ya.

Siswa : hehe kak, amin terima kasih kak.
observer : sekarang cukup dulu perbincangan kita kali ini. Terima kasih dari
kakak, atas kesempatannya ya dek.
Siswa : ok kak

Biodata subjek :
Nama lengkap : Petrus Kabi Kopon
Nama panggilan : Yosep
TTL : Adonara, 17 oktober 1992
Umur : 19 tahun
Alamat :  Jl. Sirsat No. 1 Kelurahan Kejuron , Madiun
Sekolah : SMKN 1 Jiwan
Jurusan : Teknologi Komputer Jaringan
Agama : Katolik
Jenis kelamin : Laki-laki
Status ;Pelajar
Hobi : Bermain Sepakbola, Main Game, olahraga.
Cita-cita : Ingin menjadi teknisi yang handal
Nama Ayah : Markus Goran
Nama Ibu : Bernadetta
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Adonara, Flores, NTT
Agama : Katolik








Lampiran foto bersama subjek :


Lampiran fotocopy laporan hasil belajar siswa di sekolah SMKN 1 Jiwan.



B. Langkah-Langkah Pelaksanaan
1. Identifikasi masalah
Proses pelaksanaan pengambilan data dari subjek  dilakukan pada tanggal 12 Juni 2012. Disini saya menggunakan metode wawancara sebagai teknik untuk memperoleh data dari subjek terkait. Dari pembicaraan kami mengenai penentuan karir selanjutnya setelah tamat SMA, siswa terkait banyak menceritakan mengenai masa depannya untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu kuliah. Dengan melihat kejelasan dan sumber data yang telah ia ungkapkan, saya mencoba menggali lebih dalam lagi dalam memberikan dorongan dan motivasi berupa jurusan yang di ambil ketika memasuki Perguruan Tinggi dan prospek kerja dari jurusan yang akan ia ambil.
2. Analisa  masalah
Pada wawancara yang saya lakukan terhadap klien di atas terlihat bahwa klien sangat bersemangat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Akan tetapi ia mempunyai dua pilihan jurusan yang ia ambil yang di minatinya. Jurusan yang pertama yaitu perbankan dan yang kedua ia juga memiliki minat di bidang kesenian. Ketika ia menanyakan pada orang tuanya meneganai kedua pilihan tersebut, orang tuanya lebih memilih untuk masuk ke perbankan saja karena masa depan dan prospek kejanya sangat mendukung.

3. Diagnosis
Penyebab dari klien melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi adalah
a. Klien merasa belum cukup pengalaman untuk masuk ke dunia kerj setelah tamat SMA, sehingga ia melanjutkan pendidikan di PT untuk mengembangkan kompetensi dan kemampuannya.
b. Zaman yang modern dan membutuhkan tenaga kerja profesional yang mempunyai inteligensi dan tinggi  sesuai dengan keahlian bidangnya.
c. Untuk membahagiakan orang tuanya yang sangat mendukung anaknya untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi
d. Klien memiliki cita-cita sejak kecil yaitu ingn menjadi seorang pegawai bank sehingga klien harus melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi.

4. Prognosis
Setelah mengetahui penyebab klien melanjutkan studinya ke perguruan tinggi, maka yang menjadi fokus bantuan yang di berikan untuk klien adalah :
Memberikan informasi tentang Perguruan Tinggi yang memiliki jurusan sesuai dengan minat dan pilihan klien
Memberikan gambaran bagi klien tentang prospek kerja dari jurusan yang di pilih oleh klien
Memberikan motivasi dan semangat kepada klien bahwa jurusan yang di pilihnya itu sanga sesuai dengan latar belakang pendidikannya di SMA

5. Penilaian dan Tindak lanjut
Setelah dberikan bantuan dan bimbingan pribadi terhadap klien, ia sangat senang dan sudah memiliki pandangan ke depannya mengenai jurusan yang ia pilih  saat  memasuki dunia kerja.

Bab III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari semua analisis dan data yang telah dibuat diatas, saya menarik sebuah keimpulan bahwa klien sangat antusias dan semangat yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan di PT karena ia ingin mengembangkan kemampuannya untuk menjadi Pegawai Bank.

B. Kata penutup
Demikian laporan mengenai kesulitan-kesulitan belajar pada siswa di sekolah yang saya buat ini dapat bermanfaat bermanfaat bagi kita untuk menambah wawasan pengetahuan kita..


DAFTAR PUSTAKA
http://belajarpsikologi.com/tips-meningkatkan-daya-ingat/#ixzz1kNVbGiSL